Selasa, 03 Mei 2016

BUNDA TERESA
Agnes Gonxha Bojaxhiu atau dikenal dengan Bunda Teresa lahir pada tanggal 26 Agustus 1910 di Albania. ia adalah anak bungsu dari pasangan Nikollë dan Drana Bojaxhiu. Ayahnya yang terlibat dalam politik Albania, meninggal pada tahun 1919 saat bunda Teresa berusia delapan tahun. Setelah kematian ayahnya, ibunya membesarkannya sebagai seorang Katolik Roma.

Bunda Teresa merupakan seorang biarawati Katolik Roma keturunan Albania dan berkewarganegaraan India. ia juga merupakan pendiri Missionaries of Charity di Kalkuta, India, pada tahun 1950. Selama lebih dari 47 tahun, ia mengabdikan dirinya untuk merawat anak yatim piatu, orang miskin, sakit, dan sekarat. Yayasan Missionaries of Charity mempunyai 450 cabang di seluruh dunia.

Pada 1970-an, ia menjadi terkenal di dunia internasional untuk pekerjaan kemanusiaan dan advokasi bagi hak-hak orang miskin dan tak berdaya. Missionaries of Charity terus berkembang sepanjang hidupnya dan pada saat kematiannya, ia telah menjalankan 610 misi di 123 negara, termasuk penampungan dan rumah bagi penderita HIV/AIDSlepra dan TBC, program konseling untuk anak dan keluarga, panti asuhan, dan sekolah.

Pemerintah, organisasi sosial, dan tokoh terkemuka telah terinspirasi dari karyanya namun tak sedikit filosofi dan implementasi Bunda Teresa yang menghadapi banyak kritik. Ia menerima berbagai penghargaan atas sikap mulianya tersebut, termasuk menerima penghargaan dari pemerintah India, Bharat Ratna (1980). Bunda Teresa merupakan tokoh yang paling dikagumi dalam sejarah.

Pada tahun 1979, ia mendapatkan Penghargaan Perdamaian Nobel. Pada tanggal 5 September 1997, bunda Teresa wafat di usiannya yang 87. Ia wafat di Kalkuta, India. berbagai petinggi dari 23 negara, menghadiri pemakaman bunda Teresa.


Upacara pemakaman  diadakan pada 13 September 1997, di Stadion Netaji, India, yang berkapasitas 15.000 orang. Atas kebijakan Missionary of Charity, sebagian besar yang menghadiri upacara tersebut adalah orang-orang yang selama ini dilayani oleh Bunda Teresa.