BUNDA TERESA

Agnes Gonxha Bojaxhiu atau
dikenal dengan Bunda Teresa lahir pada tanggal 26 Agustus 1910 di Albania. ia
adalah anak bungsu dari pasangan Nikollë
dan Drana Bojaxhiu. Ayahnya yang terlibat dalam politik Albania, meninggal pada
tahun 1919 saat bunda Teresa berusia delapan tahun. Setelah kematian ayahnya,
ibunya membesarkannya sebagai seorang Katolik Roma.
Bunda Teresa merupakan seorang biarawati Katolik Roma
keturunan Albania dan berkewarganegaraan India. ia juga merupakan pendiri Missionaries of Charity di
Kalkuta, India, pada tahun 1950. Selama lebih dari 47 tahun, ia mengabdikan
dirinya untuk merawat anak yatim piatu, orang miskin, sakit, dan sekarat.
Yayasan Missionaries of Charity mempunyai 450 cabang di seluruh dunia.
Pada 1970-an, ia menjadi terkenal di dunia
internasional untuk pekerjaan kemanusiaan dan advokasi bagi hak-hak orang
miskin dan tak berdaya. Missionaries of Charity terus
berkembang sepanjang hidupnya dan pada saat kematiannya, ia telah menjalankan
610 misi di 123 negara, termasuk penampungan dan rumah bagi penderita HIV/AIDS, lepra dan TBC, program konseling untuk anak dan keluarga, panti
asuhan, dan sekolah.
Pemerintah, organisasi sosial, dan tokoh terkemuka
telah terinspirasi dari karyanya namun tak sedikit filosofi dan implementasi Bunda
Teresa yang menghadapi banyak kritik. Ia menerima berbagai penghargaan atas
sikap mulianya tersebut, termasuk menerima penghargaan dari pemerintah India, Bharat
Ratna (1980). Bunda Teresa merupakan tokoh yang paling dikagumi dalam
sejarah.
Pada tahun 1979, ia
mendapatkan Penghargaan Perdamaian Nobel. Pada tanggal 5 September 1997, bunda
Teresa wafat di usiannya yang 87. Ia wafat di Kalkuta, India. berbagai petinggi
dari 23 negara, menghadiri pemakaman bunda Teresa.
Upacara pemakaman diadakan
pada 13 September 1997, di Stadion Netaji, India, yang berkapasitas 15.000
orang. Atas kebijakan Missionary of Charity, sebagian besar yang menghadiri
upacara tersebut adalah orang-orang yang selama ini dilayani oleh Bunda Teresa.